Jasminum
sambac adalah semak cemara yang banyak ditanam di seluruh daerah tropis.
Ini semak hias yang menarik beruang dedaunan hijau gelap dan bunga putih kuat
harum, yang hanya mekar di malam hari. Minyak yang diekstrak dari bunga
membentuk dasar untuk beberapa wewangian yang paling populer di dunia. Ketika
diberi perawatan yang tepat, yang Jasminum
sambac akan tetap mekar selama enam sampai sembilan bulan dalam setahun,
memungkinkan anda untuk memetik untuk isi hati anda.
Klasifikasi
Kingdom : Plantae
Divisi : Magnoliophyta
Kelas : Magnoliopsida
Ordo : Scrophulariales
Famili : Oleaceae
Genus : Jasminum
Spesies : Jasminum sambac
Divisi : Magnoliophyta
Kelas : Magnoliopsida
Ordo : Scrophulariales
Famili : Oleaceae
Genus : Jasminum
Spesies : Jasminum sambac
1. Sejarah Melati Putih
Melati putih
atau Jasminum sambac adalah spesies melati yang berasal dari Asia
selatan (di India, Myanmar
dan Sri Lanka).
Penyebaranya dimulai dari Hindustan ke
Indocina,
lalu Kepulauan Melayu.
Bunga ini menjadi satu dari tiga bunga
nasional Indonesia (sebagai "Puspa
Bangsa"). Bunga ini juga menjadi bunga nasional Filipina.
Melati
putih ditetapkan sebagai bunga nasional Filipina sejak tahun 1934 oleh Gubernur
Jenderal Filipina, Frank Murphy, melalui proklamasi No. 652. Orang Filipina
merangkai jalinan bunga melati menjadi kalung roncean, korsase rangkaian bunga,
dan mahkota bunga. Ronce bunga ini ada yang jarang-jarang ada yang padat,
umumnya dijual oleh pedagang kembang di depan gereja atau di persimpangan
jalan.
Melati putih adalah salah satu dari bunga
nasional Indonesia (ditetapkan secara resmi melalui Undang-Undang tahun 1990),
dua bunga nasional lainnya adalah anggrek bulan
dan padma
raksasa.
2.
Ekologi Melati Putih
Melati
adalah tanaman perdu tahunan, tegak atau merambat. Tanaman ini dapat dipakai
baik sebagai tanaman hias pot, pengisi halaman rumah maupun dibudidayakan
sebagai perkebunan khusus. Tanaman melati bisa tumbuh dari mulai dataran rendah
sampai ketinggian 1500 meter di atas permukaan laut. Keadaan tanah dan iklim
adalah hampir sama untuk semua jenis melati. Tipe tanah yang dibutuhkan untuk
budidaya melati secara komersial adalah remah, porous, tidak mudah tergenang
dan mempunyai pH tanah 6-7, berpasir dan kaya akan bahan organik. Bunga melati
akan tumbuh baik bila daerahnya panas, cukup kering dan terkena sinar matahari
penuh.
Jasminum sambac Maid of Orleans adalah
jenis yang banyak dibudidayakan dan bernilai ekonomis tinggi, bila ditanam di
daerah pantai yang panas akan menghasilkan bunga banyak sekali. Curah hujan
yang diper1ukan rata-rata 5 – 6 bulan/tahun. Tanaman melati yang tumbuh sehat
atau normal, maka pada umur 10-11 bulan bunganya sudah mulai dapat dipanen.
Akan tetapi pada panen pertama hasil bunganya sedikit dan hasil bunga maksimal
dicapai setelah tanaman berumur 15-18 bulan. Melati membutuhkan pengairan
sabelum dan selama periode berbunga dan panen dilakukan setiap pagi hari
dipetik bunga yang masih kuncup. Spesies melati ini membutuhkan iklim tropis
dan toleran terhadap curah hujan tinggi. Hujan pada musim panas menginduksi
pembungaan pada tingkat kuantitas berbunga yang tinggi.
Jasminum sambac Grand Duke of Tuscany.
Spesies ini cocok ditanam di dataran rendah dengan penyinaran matahari penuh
dan suhu
C. Di dataran tinggi pertumbuhan dan bunganya
kurang bagus. Tanah gembur, subur, kaya akan bahan organik diperlukan untuk
spesies ini agar dapat tumbuh optimal. Penanaman melati dalam pot dapat
menggunakan media organik dengan pemupukan yang intensif agar tanaman bisa
berbunga terus menerus.
Jasminum officinale, melati ini tumbuh
baik pada tanah lempung berpasir atau daerah pantai hingga ketinggian 1500 m di
atas permukaan laut. Bunga muncul terus menerus mulai bulan Mei sampai Oktober
dengan periode pembungaan maksimum pada bulan Mei-Juni.
3.
Morfologi Melati Putih
v Batang
Menurut jenis batangnya, tumbuhan ini
dapat digolongkan sebagai semak, batangnya berkayu dengan
tinggi kurang dari 5 meter. Batangnya sedikit berbulu halus dan jarang.
v Daun
Melati putih merupakan tumbuhan dengan
daun menyirip (pinnatus), daun tersusun seperti sirip pada ikan. Kedudukan daun
pada batang berjenis apposite
dengan setiap buku terdapat dua lembar daun yang berhadapan. Daunnya hanya
memiliki tangkai dan helaian saja, berbentuk ovate, pangkal daun berbentuk setengah lingkaran sedangkan pada
ujung daun sedikit meruncing, seperti daun-daun yang biasa digambarkan. Pinggir
daun tidak rata dan sedikit bergelombang. Permukaan daun agak berkerut seperti
daun jambu biji dengan pertulangan daun menyirip mengikuti bangun daun yang
oval. Jadi terkesan pertulangan daunnya agak melengkung.
v Bunga
Bunga melati selalu berwarna putih. Meskipun
mempunyai ukuran yang bisa dikatakan kecil tapi mengeluarkan aroma terapi yang
dapat dimanfaatkan dalam kesehatan, terutama dalam refleksi dan menghilangkan
stress. Jasminum sambac merupakan
bunga majemuk, memilki ibu tangkai bunga yang keluar dari ketiak daun. Susunan
bunganya menyirip dan berhadapan. Bagian-bagian bunganya terdiri dari tangkai
anak bunga yang di ujungnya terdapat daun pelindung berbentuk benang berjumlah
7 helai, disambung dengan tangkai bunga. Saat mekar bunga yang memilki 7
mahkota berlapis-lapis ini akan berbentuk datar sehingga pada bunga jenis ini
tidak ditemukan kelopak bunga. Bunga Jasminum sambae punya andrecium (alat
kelamin jantan) ditandai dengan adanya stamen yang terdiri dari kepala sari, tangkai sari, kotak sari,
dan serbuk sari
dan juga mempunyai alat kelamin betina yang terdiri dari kepala putik, tangkai putik
dan bakal buah.
Namun alat kelamin ini tidak produktif sehingga tidak menghasilkan buah. Posisi
stamen berada dalam rongga tangkai bunga, tidak terlalu terlihat dan untuk
mengamatinya harus membelah bunganya terlebih dahulu. Posisi kepala putik lebih
pendek dibandingkan kepala sarinya. Bunga ini dapat mekar selama 2 hari
kemudian mahkotanya berubah warna menjadi ungu kebiru-biruan.
4.
Makna Melati Putih di Berbagai
Negara
v Indonesia
Makna
penting melati putih dalam
budaya Indonesia sudah dikenal jauh lebih tua. Telah lama dikenal sebagai bunga
suci dalam tradisi Indonesia, melambangkan kesucian, keanggunan yang sederhana,
dan ketulusan. Ia juga melambangkan keindahan dalam kesederhanaan dan
kerendahan hati, karena meskipun bunga putih ini kecil dan sederhana, tetapi
wanginya harum semerbak. Bunga ini merupakan bunga yang paling penting dalam
upacara pernikahan bagi berbagai suku bangsa di Indonesia, terutama di Jawa.
Kuncup bunga melati yang belum sepenuhnya mekar biasanya dipetik, dikumpulkan
dan dirangkai menjadi roncean melati. Pada hari pernikahan, pengantin adat Jawa
atau Sunda dihiasi roncean melati yang membentuk jaring pembungkus konde, dan
sebagian lainnya membentuk rantai rumit ronsean melati yang menggantung dari
kepala pengantin wanita. Melati juga menghiasi keris pengantin pria, rangkaian
ini disebut roncen usus-usus yang merujuk kepada bentuknya yang
menyerupai usus dan dikaitkan dengan legenda Arya Penangsang. Pengantin
Makassar dan Bugis juga menghiasi rambutnya
dengan kuncup melati yang disematkan ke rambut menyerupai butiran mutiara.
Melati juga sering dipakai sebagai bunga sesajen untuk hyang, arwah dan dewa-dewa,
terutama oleh umat Hindu Bali, melati juga sering digunakan sebagai bunga
taburan dalam upacara pemakaman atau ziarah makam.
Melati memiliki makna luas dalam
tradisi Indonesia, ia adalah bunga kehidupan, keindahan, dan pernikahan, akan
tetapi seringkali dikaitkan dengan arwah orang yang telah wafat dan kematian.
Dalam lagu dan puisi perjuangan Indonesia, gugurnya bunga melati seringkali
dijadikan perlambang gugurnya pahlawan yang berkorban demi bangsa dan negara.
Makna ini sangat mirip dengan gugurnya bunga sakura dalam tradisi Jepang yang
melambangkan gugurnya para pejuang. Lagu patriotik "Melati di Tapal
Batas" (1947) karya Ismail Marzuki
dan "Melati Suci" (1974) karya Guruh
Sukarnoputra menggambarkan melati
sebagai pahlawan yang gugur di medan perjuangan, yang harumnya senantiasa hadir
sebagai kusuma yang menghiasi Ibu Pertiwi.
Lagu "Melati dari Jayagiri" karya Iwan Abdurachman
mengibaratkan melati sebagai kecantikan seorang gadis suci dan cinta masa lalu
yang telah hilang dan senantiasa dirindukan.
v Hawaii
Di
Hawaii,
melati dikenal sebagai pikake,
dan digunakan untuk membuat kalung rangkaian bunga harum khas Hawaii yang
disebut lei. Nama 'pikake'
berasal dari bahasa Hawaii yang berarti "Merak", karena putri Hawaii
Kaiulani menyukai bunga ini dan burung merak.
v Kamboja
Di Kamboja,
bunga ini digunakan sebagai persembahan sesaji untuk Buddha. Saat musim berbunga yang
dimulai bulan Juni, orang Kamboja merangkai bunga ini pada lidi untuk
dipersembahkan kepada Buddha dalam persembahyangan.
v India dan Bangladesh
Bunga ini umum dibudidayakan di India
dan Bangladesh.
yang biasanya digunakan untuk membuat rangkaian bunga tebal untuk penghias
rambut.
v Oman
Di Oman, bunga melati digunakan
dalam upacara ulang tahun pertama seorang bayi. Bunga ditaburkan di atas dahi
bayi sambil mengucapkan "hol hol". Bunga ini biasanya dijual dalam
kemasan di antara daun almond India yang disemat dengan serat daun korma.
v China
Di China, bunga ini menjadi
campuran minuman teh melati (茉莉花茶).
Serta menjadi tema lagu rakyat Mo Li Hua, yang disensor oleh pemerintah
komunis Republik Rakyat China karena dikaitkan dengan perjuangan demonstrasi
mahasiswa pro demokrasi pada tahun 2011.
5. Kegunaan Melati Putih
1. Untuk bau badan
Caranya yaitu :
-
30 kuntum bunga melati dicuci, kemudian
masukkan ke dalam gelas berisi air matang, tutup dengan plastik yang dilubangi
kecil-kecil, embunkan semalaman. Minum setiap pagi selama 5 hari
berturut-turut.
2. Untuk Demam dan sakit kepala
Caranya yaitu :
-
Meremas daun melati muda
-
Kemudian 10 bunga melati dicuci
dan diremas juga
-
Memberi air sampai menjadi
bubur. Borehkan ke kening dan dada penderita.
3. Bengkak akibat gigitan serangga
Caranya yaitu :
-
Segenggam bunga melati/daun
dicuci, remas sampai hancur, tempelkan pada bagian tubuh yang digigit/disengat.
4. Jerawat
Caranya yaitu :
-
Mangambil 20 kuntum bunga
melati, 2 jari asam kawak, dan seibu jari belerang dicuci.
-
Kemudian tumbuk halus serta
diperas.
-
Setelah itu beri 2 sendok makan
air jeruk nipis. Gosokkan pada bagian wajah yang berjerawat 2 kali sehari.
5.
Menghentikan ASI
Segenggam bunga melati dicuci, remas
halus, tempelkan pada buah dada (jangan kena putingnya), lakukan setiap pagi
dan sore sebelum mandi selama seminggu.
6.
Susah tidur
7.
Sakit mata
merah, belekan
Segenggam daun/bunga melati dicuci, rebus.
Minum sebagian air rebusan, dan sebagian lagi untuk mencuci mata.
DAFTAR PUSTAKA
Chittenden, F.J. 1951. Dictionary of
Gardening. Clarendonn : Press Oxford
Pizzeti, I and H.Cocker. 1986. Flowers. A
guide for your garden. Newyork : Harry N.
Abrams
Cara Menumbuhkan Jasminum sambac |
eHow.com http://www.ehow.com/how-grow-jasminum-sambac.html#ixzz27givoZXO
Perbedaan antara sebuah Jasminum glandiflorum & Jasminum sambac | eHow.com http://www.ehow.com/info_12212480_difference-between-jasminum-grandiflorum-jasminum-sambac.html#ixzz27gjSF72x



